Budaya dan Masyarakat http://lanmas.fisip.uniga.ac.id/index.php/budayadanmasyarakat budaya,masyarakat,penelitian,jurnal pengabdian masyarakat,pengabdian masyarakat,pengabdian,artikel,kajian Universitas Garut en-US Budaya dan Masyarakat Penyuluhan Pengelohan Bawang Merah Untuk Menambah Nilai Ekonomi http://lanmas.fisip.uniga.ac.id/index.php/budayadanmasyarakat/article/view/22 <p>Bawang merah merupakan salah satu komoditi hortikultura yang termasuk ke dalam sayuran rempah yang digunakan sebagai pelengkap bumbu masakan guna menambah citrarasa dan kenikmatan masakan, di Desa Panembong hasil pertanian bawang merah begitu sangat melimpah yang mencapai 7 ribu ton persekali panen, artikel ini menjelaskan tentang program pengabdian masyarakat khususnya pada penyuluhan pegelohan hasil pertanian bawang merah menjadi bawang goreng guna membuat nilai ekonomi pada hasil pertanian bawang merah, kegiatan tim Universitas Garut 2018 di Desa Panembong, Kecamatan Bayongbong, Garut. Metode yang obervatif dan studi dukumentasi. Analisis yang dilakukan berfokus pada hasil pengelohan data data angka yang diinterpretasikan dengan fenomena banyak hasil bawang merah yang tidak lolos pasar tetapi sangat layak untuk dikonsumsi. Analisis mengahasilkan penyelesaian masalah berupa, penyuluhan dan pendidikan masyarakat dan pelatihan pada produk unggulan desa. Beberapa program yang dilakukan adalah obervasi pertanian, pelatihan pembuatan bawang merah goreng dari bawang merah yang tidak lolos pasar, edukasi masyarakat terhadap perencanaan dan pemasaran yang efektif untuk produk hasil pertanian. Program tersebut diharapkan dapat turut membantu menyelesaikan masalah banyaknya bawang merah yang tidak lolos pasar di Desa Panembong. Selain itu, artikel ini juga menjelaskan pentingnya masyarakat atau ibu – Ibu PKK&nbsp; tau bagaimana menggolah hasil pertanian agar lebih mempunyai nilai ekonomi.</p> Abdullah Ramdhani Dini Turipanam Alamanda Ema Rismayanti Copyright (c) 2020 Budaya dan Masyarakat 2020-05-05 2020-05-05 1 2 25 32 Pelatihan Public Speaking http://lanmas.fisip.uniga.ac.id/index.php/budayadanmasyarakat/article/view/23 <p><em>Peran pemuda sangat dibutuhkann pada perkembangan saat ini maupun masa yang akan mendatang, namun saat ini banyak pemuda yang masih malu dan tidak npercaya diri untuk berbicara didepan umum , oleh karenanya dibutuhkan latihan tentang public speaking agar mereka mengetahui pentingnya keterampilan sehingga dapat terbiasa berbicara di depan umum. Dengan adanya pelatihan mengenai public speaking diharapkan pemuda mampu mengungkapkan apa yang ingin dia sampaikan. Pelatihan public speaking &nbsp;di dimulai harus dari sejak dini agar terbiasa dalam menyampaikan/mengungkapkan informasi di khalayak banyak orang. Oleh karena itu tim FISIP UNIGA berinisiatif untuk memberikan pelatihan kepada anak-anak di Desa Cintarasa</em><em>.</em> <em>Public speaking </em>&nbsp;bertujuan untuk melatih atau mengasah kemampuan anak-anak berbicara di depan khalayak ramai, memupuk rasa percaya diri anak-anak, mengajarkan anak-anak untuk berekspresi dan mengungkapkan apa yang ingin dia sampaikan, melatih anak-anak secara bertahap mampu menjadi leader untuk dirinya sendiri dan bagi teman-temannya. Pelatihan <em>public speaking </em>&nbsp;diikuti oleh kelas 6 SDN 2 Cintarasa. Kegiatan ini diikuti oleh semua murid kelas 6 dengan mengikuti lomba membaca puisi. Latihan <em>p</em>ublic speaking dan persiapan lomba membaca puisi dilakukan di posko. Dalam kegiatan ini metode yang dilakukan beragam dan tidak monoton. Pelatihan <em>public speaking </em>mengajarkan anak-anak mulai dari mengenalkan diri sampai mengeluarkan pendapatnya.</p> Miman Nurdiaman Rostiena Pasciana Imas Astri Mustakiah Copyright (c) 2020 Budaya dan Masyarakat 2020-05-05 2020-05-05 1 2 39 42 Membantu kegiatan Posyandu http://lanmas.fisip.uniga.ac.id/index.php/budayadanmasyarakat/article/view/25 <p>Masalah yang dihadapi bangsa Indonesia sampai saat ini adalah masih tingginya angka kematian ibu dan anak. Ditengah upaya untuk mengatasi masalah tersebut melalui program revitalisasi Posyandu, secara tiba-tiba pada tahun 2005 kita kembali dikagetkan dengan terjadinya kejadian luar biasa (KLB) dibidang gizi dengan munculnya kasus gizi buruk diberbagai daerah ditanah air seperti busung lapar dan merebaknya penyakit folio. Munculnya kejadian tersebut erat kaitannya dengan kemunduran dan matinya sekitar 60 persen posyandu di Indonesia.</p> <p>&nbsp;</p> <p>Posyandu sebagai upaya kesehatan berbasis masyarakat apabila kita amati masih banyak masyarakat yang menggagap bahwa kegiatan posyandu hanya sebagai pos penimbangan balita, sehingga antusias dalam melalukan posyandu sedikit kurang, oleh sebab itu tim FISIP UNIGA membantu masyarakat khususnya yang ada di Desa Girijaya untuk mengetahui mafaat apa saja yang dapat di peroleh dalam pelayanan posyandu.</p> <p>&nbsp;</p> <p>Posyandu merupakan pos pelayanan terpadu yang menjadi sarana penting di dalam masyarakat yang mendukung upaya pencapaian keluarga sadar gizi, membantu penurunan angka kematian bayi dan kelahiran serta mempercepat penerimaan norma keluarga kecil bahagia dan sejahtera.</p> <p>&nbsp;</p> <p>Program ini merupakan salah satu kegiatan rutin yang ada di Desa Girijaya dan diselenggarakan satu bulan sekali. Dalam kesempatan ini kami mengikuti kegiatan tersebut dengan membantu dalam pelaksanaan posyandu dalam kurun waktu 10-20 Maret 2018 yang diselenggarakan di 10 RW desa Girijaya.</p> Erna Rustiana Pupung Pundenswari Riska Nurnafajrin Copyright (c) 2020 Budaya dan Masyarakat 2020-05-05 2020-05-05 1 2 43 46 Mengadakan Penyuluhan Mengenai Penggunaan Obat Tradisional http://lanmas.fisip.uniga.ac.id/index.php/budayadanmasyarakat/article/view/26 <p>Pengobatan tradisional merupakan salah satu unsur budaya yang selama ini tumbuh, berkembang dan diakui masyarakat secara turun temurun, baik masyarakat perkotaan maupun pedesaan. Dengan tumbuhan yang melimpah masyarakat dapat memanfaatkan tumbuhan di sekitar sebagai obat tradisional, &nbsp;dengan adanya tumbuhan yang melimpah di desa Giriawas Kecamatan Cikajang, tim FISIP UNIGA mengadakan penyuluhan mengenai pengobatan tradisional kepada masyarakat sekitar agar masyarakat dapat mengetahui bahwa tumbuhan dapat dijadikan sebagai obat tradisional. Penyuluhan tentang pengobatan tradisional ini melibatkan &nbsp;masyarakat yang berada di Desa Giriawas Kecamatan Cikajang Kabupaten Garut. Sebelumnya kita menanyakan dahulu kepada masyarakat mengenai tumbuhan yang dapat di manfaatkan untuk obat tradisional, dengan melakukan wawancara secara singkat tentang tumbuhan yang dapat dijadikan obat tradisional dan mengenalkan berbagai macam tumbuhan yang dapat dimanfaatkan untuk obat tradisional. Tumbuhan tersebut di antaranya: bawang putih, bawang tropong (bawang daun), pisang raja, jambu, sawi, kubis,kunyit, jahe, jagung dll. Dari hasil wawancara dan penyuluhan masih banyak masyarakat belum paham tentang tumbuhan yang dapat dijadikan obat tradisonal. Oleh karena itu tim FISIP UNIGA mengadakan seminar tentang penyuluhan obat tradisionl. Tujuan penyuluhan dilakukan agar masyarakat Desa Giriawas Kecamatan Cikajang lebih memahami manfaat obat tradisional.</p> Sartibi Bin Hasyim Yudi Triana Wahyudi Hasbi Shiddiq Fauzan Copyright (c) 2020 Budaya dan Masyarakat 2020-05-05 2020-05-05 1 2 47 50